Narkoba Diselundupkan ke Lapas Perempuan Pontianak dengan Modus Pembalut Wanita

admin
2 Min Read
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat, Jayanta bersama staf.

Pontianak, Tribanua – Meskipun pengawasan ketat terus dilakukan, upaya penyelundupan narkotika ke dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas) masih terjadi dengan berbagai modus operandi. Kali ini, upaya penyelundupan berhasil digagalkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Pontianak, Kalimantan Barat.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat, Jayanta, menjelaskan bahwa kejadian ini bermula ketika petugas melakukan penggeledahan terhadap sejumlah pengunjung yang hendak bertemu dengan warga binaan.

“Pemeriksaan dilakukan terhadap tiga orang pengunjung. Saat pemeriksaan badan, petugas mencurigai gerak-gerik salah seorang pengunjung perempuan. Setelah diperiksa lebih lanjut, ditemukan narkotika yang disembunyikan di dalam pembalut yang digunakannya,” ujar Jayanta pada Selasa (10/06/2025) siang.

Jayanta menambahkan bahwa pelaku mengenakan dua lapis celana dalam, dengan pembalut yang sudah dibelah pada lapisan kedua. Di dalam pembalut tersebut, terselip tisu yang berisi lima plastik klip berisi barang terlarang.

“Barang bukti langsung diamankan, dan kami berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk penanganan lebih lanjut,” tegasnya.

Jayanta juga mengingatkan seluruh petugas, terutama yang bertugas di pos pengawasan, untuk tetap waspada dan meningkatkan fungsi intelijen guna mendeteksi potensi gangguan keamanan di lingkungan Lapas.

“Ini membuktikan komitmen kami dalam memerangi narkoba, sesuai arahan Menteri Hukum dan HAM serta Dirjen Pemasyarakatan bahwa seluruh Lapas dan Rutan di Indonesia harus bersih dari narkotika,” tegasnya.

Saat ini, kasus tersebut sedang ditangani oleh kepolisian untuk penyelidikan lebih mendalam, termasuk pelacakan asal-usul narkotika dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

TAGGED:
Share This Article